Hallo?…Kamu lagi dimana?…Ngapain?…Sama siapa?…Yang bener?…Awas ya kalau macem-macem!
Menyelidik dan penuh curiga, sering disalah artikan atas nama cinta.Apalagi kalau sudah menjadi suami istri biasanya disambung dengan interogasi lanjutan,
”Mau pulang jam berapa?..awas kalau pulangnya malem! Gak bakal aku bukain pintu!” Gubrak!…Telfon langsung diputus.
(Busyet dah,galak amat ya!…pulang pagi aja sekalian he he).
Tidak semua pasangan seperti itu sih.Tapi sangat sering kita alami kita temui.Masalahnya sih soal kepercayaan aja.Atau memang banyak diantara kita udah tidak bisa dipercaya? Bisa jadi! .Mau jujur?…Hare gene…Capek deh..!
Katanya sih susah banget cari orang yang bisa dipercaya di Bumi Indonesia ini.Presiden SBY aja belum tentu bisa dipercaya.apalagi wakilnya,dan menterinya dan aparatnya dan birokrasinya pokoknya susah deh..!Menemukan orang yang betul-betul jujur dan bisa dipercaya,ibarat menemukan sebatang jarum ditumpukkan jerami..
Pokoke gitu lah,Kalau cemburunya udah kelewatan apalagi sampai paranoid parno segala,jangan pake bawa-bawa nama cinta deh.Cinta itu terlalu agung dan terlalu mulia untuk dijadikan kambing hitam,apalagi kalau dijadikan kambing bandot!Lebih parah lagi!Lagian cinta itu definisinya masih belum jelas sampai sekarang.(Kalau ada yg udah ketemu definisi cinta,Bantu kasih tau dong)
Kalau nggak percaya sama orang kok dipacarin,apalagi kalau sampai dikawinin.Waduh!…Gawat deh.Atau punya ilmu yang bisa merubah karakter seseorang? Itu baru hebat namanya.Yang jelas,kalau mau usaha merubah orang lain.Gak mungkin dengan cara dicurigain dan diawasi terus menerus.Apalagi sampai foto dan celana dalem pasangan sendiri dibawa ke Mbah dukun atau paranormal segala.Ini mah,namanya sudah mbah nya paranoid alias sakit jiwa yang harus segera mendapat pertolongan ahli ( Dr ahli jiwa atau psikiater!,bukan kedukun lagi!)
Emang capek berurusan dengan bangsa yang cara berpikirnya mistis,unlogic dan masih percaya tahayul.Inilah bukti kesuksessan industri pertelevisian kita dalam mentransfer cara berpikir primitive yang mengenyampingkan logika..Kalau dulu proses penghancuran logika difokuskan melalui sinetron misteri dan hidayah.Sekarang proses penghancuran logika itu sedang diarahkan pada anak-anak dengan acara sinetron Dongeng dan Hikayat.(“Kill your television”)Bayangkan nasib bagsa kita dimasa depan kalau anak-anak sebagai tunas penerus sudah dicekoki oleh cara berpikir yang tidak logis terus menerus? Tentu semakin leluasa “mereka” itu mengeruk harta dan kekayaan bumi pertiwi ini.Kasihan bangsa ini.Makin hari “mereka” semakin berlomba membuat kita untuk tetap semakin bodoh…
Oke,kembali ke….lap top! masalah cemburu!.Intinya sih…cemburu itu bentuk dari rasa tidak percaya diri,tidak percaya sama pasangan dan negative thinking ( ingat Tukul kalau lagi ngomong bahasa Inggris…) Makanya jangan buru-buru dong.Gak ada salahnya kan,belajar tentang laki2 atau perempuan.Di internet banyk informasinya,dibuku atau majalah.Dan jangan lupa begaul dengan laki-laki atau dengan perempuan sebanyak-banyaknya.
Inget…Bergaul… bukan digauli dan menggauli lo.
Atau..hmm…jangan-jangan itu juga bagian dari cara untuk mengenal pasangan?Waduh….